kurban

suasana kian cerah.

tak da mendung yang biasa menyapa

gerakan langkah mulai terdegar

laksana perang akan datang

ku buka mataku

tuk menyongsong masa depan

yang begitu indah tak terbayangkan

ku bergegas menuju panggilan

yang tak kan terulang

jikalau tak tahun depan

tapi ku sadar …

ini satu snyal yang mesti ku ikuti

biar hati ini kembali fitri tak berduri

yang mungkin tak bisa ku pungkiri

kalau hati ingin bersatu lagi..

ku pergi melawan angin

ingin ku dapat kecerahan itu lagi

yang semua ingin memiliki

walau mudah sangat di dapati

tiba ku di hadapnya

semua tertuju padanya

walau mata tak mengenal

tapi hati selalu padanya

idul adha…….

itu kata mereka padaku

walau ku tau itu hanya simbolis

pabila tak di resapi dan di mengeti

tpi,,,

hanya padanyalah kita mengabdi diri

by..teuku muharrizal fadhli

Pos ini dipublikasikan di puisi. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s