teman sejati

ketika tangan ini mulai bermain

pena ini mulai menari

alunan musik mulai mengiringi setiap tetesan tinta

yang menyebar laksana tetesan air hujan

yang akan membasahi setiap pelepah keangungan

ku sadari….. ini hanya seuntai kata yang melengkapi kata

untuk mengusik jemari ini agar kembali menari memainkan alunan syair

yang pudar di hempas ombak yang tak bersahabat

tapi……aku mulai paham

jika suatu saat jiwa ini beranjak pergi

pupuslah pencarian ini

ku mulai lagi dengan kata itu

kata yang slalu menghantuiku

tampa resah,gelisah dan tampa tanda tanya

ini mungkin ukiran yang melenkapi kata itu

kata yang slama ini ku takuti

yang menjadi sejawat ku selamanya

tampa ku sadari kau slalu di dekatku

kerenungi ejaan kata itu

tak kuasa bibir ini berucap banyak

kecuali maaf yang tak terhenti

untukmu…duhai sejawatku

di sini ku berdiri menjulang tinggi

menatap setiap tetesan air mata yang jatuh di relung pipi manis itu

walau tak sanggup tapi kata itu akan ada lagi

katamu…katanya….kata mereka

pasti semua kita akan berjumpa dengannya

wahai sejawat….

by…teuku muharrizal fadhli

Pos ini dipublikasikan di puisi. Tandai permalink.

2 Balasan ke teman sejati

  1. dearKUR berkata:

    teuku muharrizal fadhli, andakah..?? saya baru dengar..

    salam kenal🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s