ketika anak di telantarkan

lampu lampu kecil…….

menerangi setiap tetesan pena yang mulai ku rangkai

menjadi sbuah penyejuk hati

ku berdiri sejenak menatapnya

wajah yang begitu lugu,polos

tampa terbesit dosa pada pandanganku

teringatku pada gadis kecil berkaleng kecil itu

ku coba dekati…

tapi tak sampai tangan ini menyambut

wajah itu tlah pergi jauh

menghilang di telan kepungan asap penyejuknya itu

pengen ku kejar tapi hati ini tak mwu

pikirku sejenak….

siapa dia?

dimana orang tuanya?

sekolah di mana dia?

kenapa dia berlari?

mulai ku coba melangkah maju

untuk melepas belenggu itu

tapi sayang…….hidup ini pilihan

tak ku sangka wajah lugu penuh prestasi itu

membanting tulang untuk hidupnya

tampa ada rasa keluh kesah yang slalu kita katakan pada

orang yang kita sayangi

sungguh pelita buruk yang yang harus di terimanya

di tnggal orang tua di depan pintu kasih sayang,

untuk menerima cinta kasih orang lain

terurai air mata penuh harap di wajahku

akan masa depan nya

apakah ini kemerdekaan yang kita impikan??????

by…teuku muharrizal fadhli

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s