IJAZAH

duduk diam qu sendirii
menunggu secarik kertas
yang bagiku sungguh penting
laksana juliett bagi romeo

surat itu sejak lama sudah
melambaikan tangannya padaku
tapi dengan keringatlah aku bisa mengapainya
suka duka ku alami hanya untuk menggapainya

Pos ini dipublikasikan di puisi. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s